Aluminium merupakan logam ringan yang mempunyai sifat tahan terhadap
korosi dan hantaran listrik yang baik. Pemakaian aluminium diperkirakan pada
masa mendatang masih terbuka luas baik sebagai material utama maupun material
pendukung dengan ketersediaan biji aluminium di bumi yang melimpah.
Aluminium dapat dipergunakan untuk peralatan rumah tangga, material pesawat
terbang, otomotif, kapan laut, konstruksi dan lain-lain. Produk-produk aluminium
dihasilkan melalui proses pengecoran (casting) dan pembentukan (forming).
Aluminium hasil pengecoran banyak dijumpai pada peralatan rumah tangga dan
otomotif, misalnya velg (cast wheel), piston, blok mesin dan lain sebagainya. Aluminium
hasil pembentukan diperoleh melalui tempat, rol dan ekstrusi misalnya aluminium
profil dan plat yang banyak digunakan dalam konstruksi.
Aluminium terkenal sebagai bahan tahan terhadap korosi, hal ini disebabkan oleh
fenomena pasivasi, yaitu proses pembentukan lapisan aluminium oksida di permukaan
logam aluminium segera setelah logam terpapar oleh udara bebas. Lapisan aluminium
oksida ini mencegah terjadinya oksidasi lebih jauh. Pasivasi dapat terjadi lebih hambat
jika dipadukan dengan logam yang bersifat lebih katodik, karena dapat mencegah
oksidasi aluminium.
a. Sifat Fisik Aluminium
Aluminium memiliki beberapa sifat fisik, hal ini berpengaruh kepada
keunggulan aluminium untuk dapat dipakai pada berbagai kegunaan.
0 Komentar